Selasa, 12 November 2013

KATA-KATA MUTIARA

"Jangan berjalan di belakangku; Aku tak boleh kelam; Jangan berjalan di depanku; Aku tak bisa mengikuti; Namun berjalanlah di sampingku dan menjadi sahabatku"

“Kawan sejati ialah orang yang mencintaimu meskipun telah mengenalmu dengan sebenar-benarnya iaitu baik dan burukmu”
“Persahabatan sulit dijelaskan dan tidak pernah dipelajari di sekolah. Namun, jika seseorang tidak berusaha mempelajari makna persahabatan, dia tidak dapat mempelajari apa-apa”

“Teman itu seperti bintang Tak selalu nampak Tapi selalu ada dihati, Sahabat akan selalu menghampiri ketika seluruh dunia menjauh Karena persahabatan itu seperti tangan dengan mata Saat tangan terluka, mata menangis Saat mata menangis, tangan menghapusnya”




PUISI

Puisi cinta


Cinta kenapa kau tinggalkan aku, ? Takkan ada cinta seperti dirimu lagi disaat aku sendiri engkau malah semakin jauh

Cinta kau buat aku terpuruk dalam kesendirianku ini mengapa semua ini harus terjadi ? perpisahan ini menghancurkanku. Sayang sungguh aku menyayangimu, merindukanmu membuat aku menangis. Aku begitu ingin kau memelukku untuk yang terakhir kalinya, tapi kau malah membuat aku menangis, aku masih sangat menyayangimu, walaupun aku tau kau takkan pernah perduli, aku masih merindukanmu, walaupun aku tau ka uterus jauhi aku. Aku takkan pernah sanggup menghapus segala bayangmu. Tapi kini aku relakan kau pergi dariku, dan aku menangis lagi karena hatiku terluka dan perih.

Setelah kepergianmu kini hariku menjadi berubah, hari yang biasa aku jalani dengan kesenangan telah berubah menjadi keputusasaan, kegembiraan yang dulu kurasakan saat memilikimu telah berubah menjadi kesedihan karena kehilanganmu, mengapa aku harus merasakan semua ini mengapa diriku tak pernah bisa melupakanmu dan mengapa hanya dirimu yang selalu ada dalam fikiranku mungkin salahku juga telah terlalu mencintaimu dengan sepenuh hatiku hinggaku jadi seperti ini, kini ku harus bangkit dan melupakan semua tentangmu walaupun tak mudah untuk melupakanmu namun aku akan selalu coba sebisaku.

 # Hilang semua janji, semua mimpi-mimpi indah
     Hancur hati ini melihat semua ini
     Lenyap telah lenyap kebahagiaan dihati, ku hanya bisa menangisi semua ini
     Hancur hati ini melihat kau telah pergi,
     Langit menjadi gelap berkelabu menyelimuti hatiku mengubah  seluruh hidupku
     Mengapa semua jadi begini, perpisahan yang terjadi diantara kita berdua
    Ku akan menanti sebuah keajaiban yang membuat kita bisa bersama kembali. 

PERSAHABATAN DAN CINTA

PERSAHABATAN DAN CINTA

Aku, dena, nita, azizah kami berempat bersahabat kami satu sekolah serta satu kelas. Hampir setiap hari kami bersama, menjalani hari dengan suka duka serta canda dan tawa. Kami tak pernah mempunyai konflik yang serius hingga saat ini kami masih baik-baik saja. Kami sekarang duduk di kelas XI IPA 2 di salah satu sekolah di kota kami. 

Pada hari ini kebetulan sekali kami sampai di sekolah secara bersamaan, "Wah kita bisa barengan gini ya nyampeknya, mungkin ini kali ya yang dinamakan sehati, hehehehe", kata nita bersemangat. "yaya bisa jadi", sahut dena sambil tertawa. Sambil masih terlihat kaget kamipun langsung memasuki sekolah menuju kelas kami.

Pada waktu bel istirahat berbunyi kami menuju kantin untuk membeli camilan namun hari ini dena tak ikut kami ke kantin. Waktu kami bertiga tanyak alasannya kenapa dia tak menjawab jadi kami tinggal dia sendirian di kelas. Sewaktu kami kembali ke kelas sehabis dari kantin kami terkejut karena di dalam kelas dena bersama dengan Zidan sedang mengobrol dengan serius entah apa yang mereka bicarakan. Tanpa rasa bersalah kami lalu membuka pintu kelas dengan sedikit keras sehingga membuat mereka sempat terkejut. Dengan sigap Zidan meninggalkan kelas tanpa menoleh ke arah kami.

Setelah Zidan pergi kami bertiga reflek mengintrogasi Dena, "Den Zidan ngapain tadi disini? dia ngapain kamu?", Tanya azizah menyelidik.
"dia gak ngapa-ngapain kok".
"trus dia ngapain ke kelas kita kalau gak ada apa-apa, hayoo jujur".
"yaudah ya aku jujur, semalem dia bilang mau bilang sesuatu sama aku mangkanya tadi aku gak ikut kalian ke kantin karena aku penasaran dia mau bilang apa dan ternyata dia nembak aku", jelas Dena pada kami. "apa dia nembak kamu Den, terus kamu jawab apa?".
"ya gitu deh nit".
"jangan-jangan kamu terima dia ya Den?", selidik azizah.
"hehehehe.. kamu peka banget sih zah"
"ciyee Dena punyak pacar, pj dong, hehehehe",ledek kami.

Kami pada waktu itu sangat senang sekali mengetahui Dena jadian dengan Zidan namun disitulah perpecahan kami bermula. Dena terlalu sibuk dengan Zidan sehingga dia tidak banyak waktu lagi bersama kami. Dia selalu mengedepankan urusannya dengan Zidan daripada mengobrol dengan kami seperti dulu. Akhirnya kami tak lagi menaruh harapan bahwa Dena akan kembali lagi menjadi sahabat kami yang dulu, namun kami tetap berharap dia akan sadar bahwa kami tetap sayang dan akan selalu mendo'akan yang terbaik untuknya.

Hingga pada suatu hari Dena mendatangi kami di rumah Nita sambil membawakan sop buah minuman kesukaan kami yang selalu kami beli pada waktu lagi berkumpul. "tukan firasat ku benar pasti kalian lagi ngumpul disini", suara Dena dengan tiba-tiba yang mengagetkan kami.
"Dena? kamu ngapain kesini?", tanya ku kaget.
"emang gak boleh lagi ya aku kesini?"
"boleh kok, cuman agak aneh aja, kan akhir-akhir ini kamu sudah jauh gitu sama kita bahkan mungkin sudah lupa sama kita semenjak kamu pacaran sama Zidan"
"maaf ya kalau sikap aku akhir-akhir ini bikin kalian kecewa sama aku, tapi aku gak bermaksut untuk ngelupain persahabatan kita, aku hanya belum bisa bagi waktu aja kemarin jadinya kesannya aku lebih perhatian ke Zidan".
"kamu putus sama Zidan ya Den?", selidik Nita
"ya jangan-jangan kamu putus sama Zidan ya mangkanya kamu sekarang tiba-tiba datang kesini pakek bawa sop buah pula, mau nyogok kita ceritanya", lanjut Azizah jutek.
"gak kok Zah, aku masih baik-baik aja sama Zidan, aku bisa datang kesini karena kemarin Zidan yang ngingetin aku bahwa aku gak boleh ngelupain kalian, bahkan dia rela kok gak diperhatiin sama aku asal aku gak jauh dari sahabat-sahabat aku, karena dulu Zidan pernah kehilangan sahabatnya karena cinta jadi dia tau banget gimana rasanya kehilangan sosok sahabat yang tulus sayang sama dia, mangkanya dia gak mau aku ngalamin hal yang sama seperti dia", jelas Dena panjang lebar.
"maaf ya Dean aku tadi su'udzon sama kamu"
"ya gak apa-apa kok Zah, aku maklum karena itu juga karena salah aku.

Kami pun berpelukan saling memaafkan satu sama lain. Hal itu menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kami walaupun kami telah mempunyai seseorang yang lain yang kami sayang tapi kami tak boleh melupakan sahabat. Karena pasti kita akan membutuhkannya.

LIRIK LAGU KEPOMPONG

KEPOMPONG

LIRIK LAGU

Dulu kita sahabat
Teman begitu hangat
Mengalahkan sinar mentari
Dulu kita sahabat
Berteman bagai ulat
Berharap jadi kupu-kupu

* kini kita melangkah berjauh-jauhan
Kau jauhi diriku karna sesuatu
Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
Namun itu karna ku sayang

Reff:
Persahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
Maklumi teman hadapi perbedaan
Persahabatan bagai kepompong
Na na na na na na na na na

Semua yang berlalu
Biarkanlah berlalu
Seperti hangatnya mentari
Siang berganti malam
Sembunyikan sinarnya
Hingga ia bersinar lagi

** dulu kita melangkah berjauh-jauhan
Kau jauhi diriku karna sesuatu
Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
Namun itu karna ku sayang

Repeat reff

By : SINDENTOSCA


CERITA PERSAHABATAN

PERSAHABATAN


Tahun ajaran barupun datang, di sambut dengan matahari yang sangat cerah pagi ini. Aku bangun dengan cepat dari biasanya pagi ini, karena hari ini hari pertama aku masuk ke sekolah baru untuk mengikuti pengumuman tentang MOS esok harinya. Setelah aku selesai mengerjakan kewajibanku sebagai seorang Muslim yakni Shalat Shubuh akupun pergi mandi.

Sarapan pun sudah siap diatas meja, suara ibu mengagetkan ku "Dinda ayo cepat sarapan dulu!", "Baik bu, sebentar lagi", jawabku singkat. Pada waktu aku sarapan ibu memberiku nasihat agar bisa ikhlas menerima semua kejadian yang telah terjadi selama ini, karena ibu tau bahwa bukan keinginanku bersekolah di sekolah baruku sekarang, namun kata ibu akan ada hikmah di balik ini semua dan tak boleh ada sebuah penyesalan dalam hatiku.

Aku berusaha untuk bisa melakukan apa yang ibu katakan walaupun serasa berat untuk menerima semua yang menimpa ku. Tapi aku tetap yakin bahwa Allah tak pernah tidur dan akan selalu mendengar doa-doa setiap hamba-Nya. "Bu aku berangkat dulu ya, Assalamu'alaikum", pamitku pada ibu. "Ya hati-hati ya, Wa'alaikumsalam". Aku berangkat dengan menggoes sepeda ontel ku dengan perlahan menuju penitipan sepeda dekat jalan raya gang rumahku karena jarak antara rumah dengan sekolahku sekarang cukup jauh maka aku lanjutkan dengan menaiki angkot bersama temanku.

Sesampainya di sekolah baruku sudah banyak siswa berbaris di lapangan. Aku kira itu adalah upacara sekolahku namun ternyata bukan itu adalah upacara sekolah SMK. Karena kebetulan sekolahku satu atap dengan 2 sekolah yakni MTs NU dan SMEDIA. Jadi tak heran kalau lapangan tersebut kami pakai bergantian untuk acara pembukaan MOS siswa baru.

Acara praMOS pun sudah di mulai, ketua osis menjelaskan tentang perlengkapan yang harus di bawa dan di buat untuk acara MOS esok. ID card untuk acara MOS di bagi dan wajib di bawa selama acara MOS berjalan, dimana acara MOS tersebut akan dilaksanakan selama 3 hari kedepan. Setelah acara praMOS selesai akupun pulang bersama temen ku dengan menaiki angkot.

Keesokan harinya mulailah acara MOS siswa-siswi baru di Madrasah Aliyah NU sekolahku. Kita bermain serta mengenal lingkungan sekolah baru kami dengan didampingi kakak-kakak osis di sekolahku. Selesai acara MOS akupun menjalani keseharianku di sekolah dengan mengenal teman-teman serta guru-guru baru. Tak terasa UAS semester ganjil akan dilakasanakan esok hari selama hampir dua minggu lamanya, hari-hariku pun sibuk dengan belajar dan menghafal agar mendapatkan nilai raport yang baik.

Dua minggu berlalu kami satu sekolah saatnya menerima raport, aku menunggu kedatangan ayah dengan hati berdebar-debar. Sesampainya ayah di rumah beliau menjelaskan bahwa alhamdulillah raport ku semuanya baik, rasanya hatiku lega mendengar kabar tersebut. Dua hari kemudian teman ku memberi kabar tentang jurusan kami pada kelas XI nanti, saat aku membaca aku masuk jurusan XI IPA 2, aku sangat bersyukur karena doa q di kabulkan oleh Allah.

Hari pertama aku masuk sekolah setelah libur panjang aku lalui dengan beradaptasi kembali. Namun aku tetap fokus dengan pelajaran walaupun belum nyaman dengan suasana kelas. Satu bulan berlalu aku dapat menemukan kenyamanan di kelas karena aku telah menemukan sahabat di kelas ini. Aku berharap mereka juga merasakan hal yang sama denganku, dan juga menganggap q sahabat mereka. Persahabatan kamipun terus berlanjut hingga saat ini. Semoga persahabatan ini akan menjadi persahabatan sejati. AMIN..